Singapore

Pergi ke luar negri adalah sesuatu yang baru buat orang tua dan adik saya. Selama ini saya sudah cukup banyak melancong ke berbagai tempat tanpa mengajak keluarga. Saya bahkan hanya pamit pergi dan pulang dengan kabar bahwa saya sudah sampai. Jarang saya berbagi cerita dengan mereka, bagaimana keadaan di luar sana, apa yang saya dapat, dll. Mungkin mereka hanya tau dengan melihat foto-foto saya di media sosial. Thats a pity..

Jadi kesempatan kali ini saya mengajak orang tua dan adik saya ke Singapura. Jaraknya sangat dekat dengan Indonesia dan memiliki pemandangan yang sangat berbeda dari sisi kemajuan teknologinya. Awalnya saya ingin mengajak mereka ke Thailand, tapi sepertinya negara ini tidak terlalu berbeda jauh dengan Indonesia.

Kami berangkat dari bandara T3 Soekarno Hatta menuju Changi Airport. Pengalaman pertama pula bagi mereka karena harus melewati Imigrasi dan pemeriksaan yang lebh ketat dibandingkan dengan bandara domestik lainnya. Melihat mereka mengalami banyak pengalaman pertama membuat saya bahagia. Sesuatu yang kecil tapi pasti membekas dalam benak mereka. 🙂

Saya memesan apartemen di kawasan Bugis dengan pertimbangan dekat dengan MRT dan transportasi lainnya. Walaupun harganya lumayan menguras kantong, ternayata ini pilihan yang sangat tepat. Fasilitas lengkap dan ruangan yang luas. Pemiliknya juga sangat baik, bahkan dia dengan senang hati menjemput kami di bandara dengan mobil BMW dia yang mewah. Hahaha..

Kami menghabiskan liburan kami di SIngapura selama kurang lebih 3 hari. Kami mengunjungi Marina Bay, Orchard Road, Sentosa Island, dan beberapa tempat lainnya. Ternyata orang tua saya sudah tidak sekuat dahulu, saya yang biasanya bergerak cepat harus mengimbangi kecepatan mereka. Jadi kami tidak bisa mengunjungi semua tempat.

Untuk bepergian kami memilih transportasi umum MRT dan juga Bis. Selain biaya yang lebih murah, tentu saja saya ingin mereka merasakan bagaimana orang di negera ini bepergian dengan transportasi yang ada.

 

Selama di Singapura, kami berusaha masak sendiri dengan lauk yang kami bawa dari Indonesia. Dari pengalaman, saya tidak terlalu bisa beradaptasi dengan makanan asing, apalagi orang tua saya yang sangat picky. Heheh.. Untung semuanya sudah dipersiapkan dengan baik.

Liburan kali ini buat saya sangat berharga.

With my expression-less face, i really greatfull in my heart. Semoga di waktu lainnya, saya bisa membawa mereka lagi ke tempat yang lebih jauh. AMinn..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.